TANJUNGPINANG (Mk.com) _ Kegiatan MANETA FEST Tahun 2026, kembali digelar di halaman Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Tanjungpinang, Kegiatan tersebut secara resmi langsung dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Zoztafia, Selasa (10/2/2026).
Kegiatan ini menjadi ajang festival dan perlombaan pelajar tingkat SMP/MTs se-Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan. Nuansa budaya dan kreativitas siswa turut mewarnai pembukaan mulai dari tari persembahan sampai penampilan ekstrakurikuler Pramuka dan Drum Band MAN Tanjungpinang yang mendapat apresiasi para tamu undangan.
Ketua Panitia MANETA FEST 2026, Rizky Sholeh, dalam laporannya menjelaskan bahwa MANETA FEST merupakan program unggulan MAN Tanjungpinang yang dirancang untuk melatih kerja sama, sportivitas, dan kemampuan manajerial siswa melalui kegiatan berskala antarsekolah.
“Kegiatan ini diikuti oleh 23 sekolah, terdiri dari 19 SMP/MTs di Kota Tanjungpinang dan 4 sekolah dari Kabupaten Bintan, dengan total 343 peserta dan 100 pembina,” jelas Rizky.
Sementara itu, Kepala MAN Tanjungpinang, Ulfah Ismiati, menyampaikan bahwa MANETA FEST 2026 merupakan momentum strategis yang tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai spiritual peserta didik.
“Pendidikan bukan semata-mata capaian akademik, tetapi pembentukan karakter, kreativitas, dan kematangan emosional serta spiritual. Melalui MANETA FEST, kami ingin memfasilitasi semua itu,” ucap Ulfah.
Dengan Mengusung tema “Enhancing Students’ Talents and Strengthening Social Bonds”, Ulfah menegaskan bahwa kegiatan ini memberikan ruang bagi peserta untuk menampilkan bakat terbaik sekaligus mempererat ukhuwah dan rasa saling menghargai antar pelajar.
Kepala Kantor Kementerian Agama Provinsi Kepulauan Riau, Zoztafia Dalam sambutannya menegaskan bahwa MAN Tanjungpinang memiliki sejarah panjang dan penting dalam dunia pendidikan di Kepulauan Riau. Madrasah ini, menurutnya, berawal dari lembaga Pendidikan Guru Agama (PGA) sebelum kemudian bertransformasi menjadi Madrasah Aliyah Negeri seperti saat ini.
“Perubahan dari PGA menjadi MAN menandai perjalanan panjang dalam mencetak generasi yang berilmu dan berakhlak. Sejak awal hingga sekarang, fokus MAN Tanjungpinang tidak pernah lepas dari pendidikan agama dan pembentukan karakter,” ujar Zoztafia.
Lebih lanjut ia mengatakan bahwa sepanjang tahun 2025, Kementerian Agama terus berupaya melakukan pembenahan dan rehabilitasi MAN Tanjungpinang, hal ini sebagai bentuk penghormatan terhadap nilai sejarahnya. Menurutnya, kerapian fisik harus selaras dengan kerapian mental dalam rangka memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.
“Kita berkewajiban memelihara MAN Tanjungpinang ini. Saya berharap madrasah ini menjadi salah satu titik koordinat dan barometer pendidikan Islam di Kota Tanjungpinang,” tegasnya.
Zoztafia optimistis, dengan dukungan pemerintah melalui pembangunan gedung menggunakan Skema Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) beberapa tahun lalu serta rehabilitasi menyeluruh pada 2025, MAN Tanjungpinang akan semakin diminati masyarakat. Ia berharap pada tahun 2026 jumlah siswa yang mendaftar ke MAN Tanjungpinang terus meningkat.
Zoztafia juga mengapresiasi kehadiran para pendamping dari SMP dan MTs se-Kota Tanjungpinang. Ia menekankan bahwa MANETA FEST bukan sekadar ajang lomba, melainkan media silaturahmi dan pembelajaran sosial bagi para pelajar.
“Melalui kegiatan ini, anak-anak kita belajar menghargai keahlian orang lain, berani menampilkan kemampuan diri, serta belajar sportif. Ini adalah materi pendidikan yang sangat penting,” ujarnya.
Ia pun berharap MANETA FEST dapat menjadi spirit bersama untuk semakin serius dan berkomitmen dalam mendidik generasi muda agar kelak mampu memilih masa depan mereka secara merdeka, berlandaskan nilai-nilai kebaikan, sehingga tercipta masyarakat yang adil dan makmur.
“Semangat terus, jangan sampai kendor. Mudah-mudahan apa yang kita lakukan mendapat barokah dan ridho dari Allah SWT,” pungkasnya.
Turut hadir dalam pembukaan MANETA FEST 2026 antara lain Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Kepri Zulkarnain, Kepala Kantor Kemenag Kota Tanjungpinang Erizal, Perwakilan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Kepala Dinas Pendidikan Kota Tanjungpinang Teguh Ahmad Syafari, perwakilan pimpinan Bank Riau Kepri Syariah Kepulauan Riau, pimpinan Bank Syariah Indonesia Cabang Tanjungpinang, Ketua Komite MAN Tanjungpinang Zubad Ahadi Muttaqqin, para kepala SMP/MTs negeri dan swasta se-Tanjungpinang dan Bintan, majelis guru, tenaga kependidikan, dewan juri, pembina, pendamping, serta seluruh peserta MANETA FEST 2026. (r)









Comment