by

PLN Batam Perkuat Tata Kelola Perizinan dan Investasi Melalui Workshop Bersama BKPM

BATAM (Mk.com) – PT PLN Batam terus memperkuat tata kelola perusahaan dengan meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di bidang perizinan dan pelaporan investasi. Upaya tersebut dilakukan melalui Workshop Perizinan Berusaha Berbasis Risiko dan Tata Cara Pelaporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) yang diselenggarakan bekerja sama dengan Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM.

Melalui unggahan di akun Instagram resminya, PLN Batam menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman pegawai terhadap sistem perizinan berbasis risiko sekaligus memperkuat tata kelola administrasi perusahaan.

Workshop ini menjadi langkah strategis untuk memastikan pengelolaan data perizinan berjalan lebih tertib, akurat, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Selain itu, kegiatan tersebut juga mendukung peningkatan pemahaman pegawai terhadap sistem perizinan modern yang diterapkan pemerintah.

Kegiatan ini dilaksanakan bersama Direktorat Perizinan Berusaha Sektor Non Industri BKPM. Dalam workshop tersebut, peserta mendapatkan pembekalan mengenai pengelolaan perizinan melalui sistem Online Single Submission (OSS) serta tata cara penyusunan dan pelaporan LKPM sesuai regulasi yang berlaku.

Melalui pelatihan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai Perizinan Berusaha Berbasis Risiko, mekanisme pelaporan LKPM, serta berbagai ketentuan yang menjadi bagian penting dalam mendukung iklim investasi dan kepatuhan perusahaan terhadap peraturan pemerintah.

PLN Batam menilai sinergi dan pendampingan dari BKPM memiliki peran penting dalam memperkuat penerapan prinsip Good Corporate Governance (GCG) di lingkungan perusahaan. Langkah ini juga diharapkan dapat mendukung kelancaran operasional perusahaan secara berkelanjutan.

Dengan meningkatnya kompetensi pegawai di bidang perizinan dan pelaporan investasi, PLN Batam optimistis mampu memperkuat kepatuhan terhadap regulasi, meningkatkan kualitas tata kelola perusahaan, serta menjaga keandalan layanan kelistrikan bagi masyarakat Batam dan wilayah sekitarnya. (*)