by

Kala Pemimpin Batam Berbagi Bahagia Bersama Disabilitas dan Petugas Kebersihan

 

BATAM (Mk.com) – Panggung Engku Putri pagi itu, Selasa (10/3/2026), menjadi titik temu antara kebijakan dan kepedulian. Di tengah suasana Ramadan 1447 Hijriah, Wali Kota Batam Amsakar Achmad dan Wakil Wali Kota Li Claudia Chandra hadir untuk menyerahkan santunan serta paket sembako bagi mereka yang sering kali bekerja dalam senyap: para petugas kebersihan dan penyandang disabilitas.

Acara bertajuk “Teladan Pemimpin Berzakat” ini bukan sekadar seremoni penyerahan bantuan. Bagi Pemerintah Kota Batam dan Baznas, ini adalah momen untuk memperkuat apa yang disebut Amsakar sebagai “kesalehan sosial”.

Di hadapan ratusan petugas kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Amsakar memberikan apresiasi khusus. Ia menyebut para petugas lapangan ini sebagai sosok penting yang menjaga wajah Batam tetap asri di tengah tantangan pengelolaan sampah perkotaan.

“Rekan-rekan tetap bekerja dengan penuh tanggung jawab. Pemerintah terus berupaya mencari solusi terbaik agar persoalan sampah ini tertangani dengan baik, dan dedikasi Anda semua sangat kami hargai,” ujar Amsakar.

Bagi para petugas, bantuan 1.200 paket sembako tahun ini terasa lebih bermakna karena adanya peningkatan volume bantuan dibanding tahun sebelumnya. Selain paket sembako, santunan tunai juga diberikan kepada 300 penyandang disabilitas sebagai bentuk empati bersama di bulan suci.

Zakat sebagai Simbol Kepedulian
Ketua Baznas Kota Batam, Habib Soleh, mencatat adanya dukungan kuat dari sektor swasta. Beberapa korporasi besar seperti RS Awal Bros dan PKN Group turut menyalurkan zakatnya melalui Baznas dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah. Hal ini menunjukkan tumbuhnya kepercayaan dunia usaha terhadap pengelolaan dana umat di Batam.

Di sisi lain, Amsakar juga mengingatkan bahwa esensi puasa adalah menjaga harmoni. Ia berpesan agar masyarakat tetap menjaga lisan dan perbuatan, termasuk bijak dalam menggunakan media sosial demi menjaga kondusivitas kota.

Acara ditutup dengan tindakan nyata. Usai menyapa para penerima manfaat, Amsakar, Li Claudia, dan Sekretaris Daerah Firmansyah langsung menuju gerai Baznas untuk menunaikan zakat mereka. Langkah ini seolah menegaskan pesan bahwa sebelum mengajak masyarakat berbagi, para pemimpin di Batam memilih untuk memberikan teladan terlebih dahulu.

Ramadan di Batam tahun ini pun terasa sedikit lebih teduh, di mana zakat bukan lagi sekadar angka di atas kertas, melainkan bantuan nyata yang sampai ke tangan mereka yang membutuhkan.(*/Ham)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *