by

ASN Kemenag Turun Langsung Sikat Masjid Jelang Ramadan 1447 Hijriah

 

TANJUNGPINANG (Mk.com) _ Kemenag Tanjungpinang (Humas) — Aksi nyata tanpa seremoni berlebihan ditunjukkan jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Agama Kota Tanjungpinang. Dipimpin langsung Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Tanjungpinang, Erizal, didampingi Kasubbag Tata Usaha Ali Busro, puluhan pegawai kompak turun ke lapangan melaksanakan Gerakan Bersama (Geber) Bersih-Bersih Masjid (BBM) 2026 yang dipusatkan di Masjid Agung Al Hikmah, Kecamatan Tanjungpinang Kota, Tanjungpinang, Senin pagi (16/2/2026).

Kegiatan ini bukan sekadar gotong royong. Program tersebut merupakan tindak lanjut resmi dari surat Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama RI Nomor: B-29/Dt.III,I/BA.01.1/02/2026 tertanggal 12 Februari 2026, yang menekankan penguatan pemberdayaan rumah ibadah menjelang Ramadan 1447 Hijriah.

Dalam arahannya yang bernada tegas namun inspiratif, Erizal menegaskan bahwa gerakan ini merupakan bagian dari misi besar nasional yakni menjadikan masjid tidak hanya bersih, tetapi juga berdampak bagi masyarakat.

“Gerakan Bersama Bersih-Bersih Masjid ini dalam rangka menyukseskan program ‘Masjid Berdaya Berdampak’ sekaligus persiapan menyambut Ramadan. Rumah ibadah harus menjadi tempat yang nyaman, asri, dan memberi manfaat luas,” ujarnya.

Ia menekankan, kebijakan tersebut sejalan dengan harapan Menteri Agama RI Nasaruddin Umar agar rumah ibadah tampil bersih sekaligus ramah lingkungan melalui pendekatan ekoteologi.

Menurut Erizal, konsep ASRI yang digaungkan bukan sekadar slogan.

“ASRI itu Aman, Sejuk, Rindang, dan Indah. Ini bagian dari Gerakan Indonesia Asri. Masjid harus menjadi contoh kepedulian lingkungan berbasis nilai agama,” jelasnya.
Pantauan di lokasi, kegiatan pembersihan difokuskan pada sejumlah titik krusial, terutama area tempat wudhu, saluran air, serta lingkungan halaman masjid. Sebelum pelaksanaan, pihak Kemenag juga melakukan koordinasi dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) guna memastikan kebutuhan prioritas terpenuhi.

Erizal menilai, dampak kegiatan semacam ini tidak hanya dirasakan pengurus masjid, tetapi juga jemaah secara luas.

“Kalau masjid bersih dan nyaman, masyarakat akan lebih semangat beribadah. Gotong royong seperti ini juga membawa keberkahan bagi kita semua,” katanya.

Momen yang menarik perhatian adalah keterlibatan saudara kita ASN non muslim pada Geber BBM yang digelar serentak hari ini. Keterlibatan pegawai Kementerian Agama dari non-muslim membersihkan mesjid merupakan bentuk aksi nyata toleransi dan solidaritas antarumat beragama. Kegiatan ini, merupakan bagian dari gerakan bersama, yang mengedepankan semangat kerja sama tanpa memandang perbedaan keyakinan sekaligus mencerminkan kuatnya kerukunan sosial di Tanjungpinang.

“Alhamdulillah hari ini bukan hanya yang muslim saja, saudara kita non-muslim juga hadir membantu. Ini bukti kerukunan di Tanjungpinang tetap terjaga,” ungkap Erizal.

Kegiatan ini juga dihadiri Kasi Bimas Islam Fajri Mubarak, Ketua Tim Kerja Bina Kantor Urusan Agama Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Kepri, Hairul, Penata Layanan Operasional Bidang Bimas Islam Kanwil Kemenag Kepri, Sholat, seluruh Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) se-Kota Tanjungpinang beserta staf, serta para kepala madrasah negeri bersama jajaran.

Keterlibatan lintas satuan kerja tersebut mempertegas bahwa program Geber BBM 2026 bukan kegiatan simbolik, melainkan gerakan kolektif untuk membangun budaya kebersihan rumah ibadah secara berkelanjutan.

Dengan Ramadan yang semakin dekat, pesan pemerintah melalui Kementerian Agama jelas: masjid harus menjadi pusat ibadah yang bersih, hijau, nyaman, dan membawa dampak nyata bagi umat. (r)

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *